mengapa kita memaksa diri utk melupakan ketika semua tempat yg kita jejaki tertempel kenangan?
mengapa kita rela menahan sakit membunuh hati ketika kita bisa terbang membebaskan rasa?
mengapa kita seolah jemu pd diri masing-masing ketika jauh di dasar hati kita masih saling membutuhkan?
tak bisakah kita memperlurus keadaan?
tak bisakah kita menjernihkan pikiran?
tak bisakah kita berdiri sebentar, menghirup nafas panjang lalu menengok ke belakang?
sungguh sudah begitu jauh kisah kita tertinggal
tapi mengapa gaungnya kian rusuh bergemerisik memenuhi rongga kehidupan?
0 komentar:
Posting Komentar