Minggu, 28 Desember 2014

Kenapa

Diposting oleh Unknown di 06.02 0 komentar
mengapa kita berlomba-lomba melangkahkan kaki menjauh ketika jarak kita tinggal selangkah untuk bersatu?
mengapa kita memaksa diri utk melupakan ketika semua tempat yg kita jejaki tertempel kenangan?
mengapa kita rela menahan sakit membunuh hati ketika kita bisa terbang membebaskan rasa?
mengapa kita seolah jemu pd diri masing-masing ketika jauh di dasar hati kita masih saling membutuhkan?

tak bisakah kita memperlurus keadaan?
 tak bisakah kita menjernihkan pikiran?
tak bisakah kita berdiri sebentar, menghirup nafas panjang lalu menengok ke belakang?

sungguh sudah begitu jauh kisah kita tertinggal
tapi mengapa gaungnya kian rusuh bergemerisik memenuhi rongga kehidupan?

Jumat, 19 Desember 2014

Rindu

Diposting oleh Unknown di 17.01 0 komentar
ketika malam kian larut di ujung hari
'tik' suara hentakan pada tombol televisi
sinema yang hadir kali ini kuhentikan
entah kenapa rasanya ada yang tak beres

lalu gelisah itu datang pula
detak jantung kian berpacu dengan gemuruh di luar sana
dum dum
tak tak
ah ntahlah tak kuhiraukan jua

cemas datang berderap
hening bergemuruh benamkan logika
nyanyian waktu berdesing nyaring
aku seperti dipacu
aku seakan diburu

ingin kuteriakkan namamu
tapi getarnya tertelan kebisuan jiwa
titik hujan mulai turun
satu-satu seperti malu-malu

ah mengapa harus takut?
pengganti bisa lebih dari yang asli

ah tolooong akuuuu
kerjap-kerjap mata menyapu sisi ruang sempit
satu lagi, kekosongan bawa pertanda
aku..
rindu padamu

Jumat, 30 Mei 2014

22:43

Diposting oleh Unknown di 21.12 0 komentar
Pernahkah kau merasa hari yang kau jalani begitu gelap?
Seakan tak ada satupun cahaya yang mampu mengalahkan hitamnya
Ketika kau terbaring mengenang kisah-kisah lama
Betapa kau merindukan tiap sudut kegembiraan yang pernah kau rasa
Sadarkah kau bahwa telah kau temukan cinta pada sebuah kesalahan?
Kau yakin di awalnya tapi menangis di akhirnya
Ketika manis coklat batang sudah kadaluwarsa
Ketika senar-senar gitar tak lagi berirama
Pernahkah kau merasa sedih yang begitu dalam?
Ketika kau ingin menangis tapi airmatamu sudah kering
Tak ada pengharapan atau penghiburan yang layak
Tak ada percikan atau sentuhan yang cukup
Pernahkah kau berharap begitu jauh sampai kau berani mempertaruhkan seluruh hidupmu?
Kau berharap kemarin tetap menjadi hari ini dan akan menjadi esok
Kau meratap memohon pada bintang di malammu yang kelam
Tanpa kau sadari yang lalu tetaplah berlalu
Dan akan selamanya begitu

 

Daily Life Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei