'tik' suara hentakan pada tombol televisi
sinema yang hadir kali ini kuhentikan
entah kenapa rasanya ada yang tak beres
lalu gelisah itu datang pula
detak jantung kian berpacu dengan gemuruh di luar sana
dum dum
tak tak
ah ntahlah tak kuhiraukan jua
cemas datang berderap
hening bergemuruh benamkan logika
nyanyian waktu berdesing nyaring
aku seperti dipacu
aku seakan diburu
ingin kuteriakkan namamu
tapi getarnya tertelan kebisuan jiwa
titik hujan mulai turun
satu-satu seperti malu-malu
ah mengapa harus takut?
pengganti bisa lebih dari yang asli
ah tolooong akuuuu
kerjap-kerjap mata menyapu sisi ruang sempit
satu lagi, kekosongan bawa pertanda
aku..
rindu padamu
0 komentar:
Posting Komentar